STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Wisudakan 94 Lulusan, Hadirkan Tokoh Nasional dan Daerah
- 15 Januari 2026
SUNGAIPENUH – STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh menggelar prosesi wisuda ke-XX pada Jumat, 27 Desember 2025, di Ballroom Hotel Mahkota. Sebanyak 94 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan ini.
Acara yang mengusung tema "Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter untuk Kemajuan Bangsa" ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari tingkat nasional hingga daerah. Hadir sebagai pembicara kunci dan pemberi motivasi, Prof. Tobroni, Ph.D., perwakilan dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya integritas dan inovasi dalam dunia pendidikan.
Kehadiran pejabat pemerintah daerah juga menyemarakkan acara. Pemerintah Kota Sungai Penuh diwakili oleh Staf Ahli Walikota, sementara Pemerintah Kabupaten Kerinci diwakili oleh Staf Ahli Bupati. Kehadiran mereka menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan pendidikan tinggi di wilayah ini.
Dari lingkungan LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Wilayah X, hadir Tetra Aidia mewakili Kepala LLDIKTI X. Turut hadir Muradi Darmansyah, tokoh masyarakat setempat yang turut menyaksikan dan memberikan apresiasi atas keberhasilan para lulusan.
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Dr. Mahli Zainuddin Tago, M.Si., dengan ketua senat perguruan tinggi, Tri Saswandi, M.Pd., bertindak sebagai penanggung jawab akademik upacara.
Dalam sambutannya, Dr. Mahli Zainuddin Tago menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para wisudawan. "Selamat kepada 94 wisudawan terbaik. Kelulusan ini adalah gerbang awal. Jadilah guru dan tenaga pendidik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan jiwa pengabdian yang tinggi kepada masyarakat," pesannya.
Para wisudawan terlihat antusias dan haru. Mereka didampingi oleh keluarga, dosen pembimbing, serta undangan lainnya. Acara puncak penyematan sash dan pemberian ijazah berlangsung lancar dan tertib, menandai akhir perjuangan akademik dan awal dari pengabdian baru di masyarakat.
Wisuda ini tidak hanya menjadi momen kelulusan, tetapi juga penguatan jejaring antara kampus, pemerintah, dan masyarakat, dalam upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan di Kerinci dan Indonesia pada umumnya.