LPPPM STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Bekali 58 Mahasiswa Kukerta 2026 dengan Tema “KKN Berdampak di Era Society 5.0”
- 05 Mei 2026
Sungai Penuh – Lembaga Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPPM) STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh resmi menggelar pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (Kukerta) tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu, 3 Mei 2026 ini mengusung tema “KKN Berdampak di Era Society 5.0: Transformasi Pendidikan Desa melalui Inovasi, Literasi Digital, dan Kolaborasi Partisipatif.”
Pembekalan yang diikuti oleh 58 mahasiswa ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta agar mampu melaksanakan pengabdian masyarakat secara maksimal, adaptif, dan berdampak nyata di tengah perubahan zaman yang serba digital. Para mahasiswa akan diterjunkan ke enam posko yang tersebar di sejumlah desa serta satu lokasi khusus.
Berikut rincian lokasi posko Kukerta tahun 2026:
Posko 1: Desa Sungai Hangat
Posko 2: Desa Talang Kemuning
Posko 3: Desa Baru, Desa Sungai Deras
Posko 4: Desa Sungai Sikai
Posko 5: Sungai Bendung Air Timur
Posko 6 (Posko Khusus): Batalyon
Acara pembekalan dibuka secara resmi oleh Ketua LPPPM STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Bapak Tri Saswandi, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat desa, terutama dalam menghadapi tantangan era Society 5.0.
“Mahasiswa Kukerta tidak hanya datang untuk mengabdi, tetapi juga harus mampu mentransformasikan pendidikan desa melalui inovasi, pemanfaatan literasi digital, serta membangun kolaborasi partisipatif dengan seluruh elemen masyarakat. Inilah makna dari KKN yang benar-benar berdampak,” ujar Tri Saswandi.
Materi pembekalan mencakup strategi pemberdayaan masyarakat berbasis digital, penyusunan program kerja yang inovatif, serta teknik pendampingan partisipatif bagi warga desa. Para mahasiswa juga dibekali simulasi penyelesaian masalah sosial dan penguatan soft skill untuk bekerja dalam tim lintas disiplin.
Kukerta sendiri direncanakan akan berlangsung selama dua bulan ke depan, dengan target program unggulan seperti pelatihan literasi digital bagi guru dan anak sekolah, pengembangan konten edukasi berbasis kearifan lokal, pendirian pojok baca digital, serta pendampingan UMKM desa menuju pemasaran daring.
Dengan adanya pembekalan yang komprehensif ini, LPPPM STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh optimistis mahasiswa mampu menjalankan peran strategisnya dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.